PT
Pertamina (Persero) berupaya mempercepat produksi migas nasional dengan
mengoptimalkan potensi dari sumur-sumur yang selama ini belum dikelola secara
optimal. Setelah sukses mengembangkan Blok Masela di Maluku, kini Pertamina
menargetkan lapangan migas Andaman di Aceh sebagai proyek strategis untuk
meningkatkan produksi gas bumi. Disamping itu juga Pertamina akan berupaya
menggenjot produksi di Blok Andaman dengan menggandeng mitra-mitra strategis.
Upaya pengembangan Blok Andaman ini merupakan bagian dari
fokus Pertamina untuk meningkatkan produksi energi dari potensi cadangan migas
yang selama ini belum termanfaatkan, termasuk di wilayah bekas pengeboran
Belanda, dengan adanya Kerja keras dari Mubadala Energy, perusahaan asal Uni
Emirat Arab yang telah menemukan cadangan gas besar di South Andaman,
menyatakan potensi gas di blok tersebut mencapai angka signifikan. Sementara
itu, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan rasa syukur atas
kekayaan alam Indonesia, terutama dengan ditemukannya ladang gas besar di
Andaman yang diproyeksikan memiliki potensi hingga 8-12 triliun kaki kubik
(TCF).
Berdasarkan data
Kementerian ESDM, wilayah kerja (WK) Andaman terdiri dari tiga blok utama diantaranya
:
Andaman I yang dikelola oleh Mubadala Petroleum RSC Ltd, kemudian
Andaman II oleh Premier Oil Andaman Ltd, serta Andaman III oleh Repsol Andaman
B.V. Setiap blok tersebut memiliki potensi produksi rata-rata sekitar 6 TCF,
menjadikannya sumber daya yang sangat strategis bagi Indonesia.
Dengan potensi cadangan gas yang begitu besar, Blok Andaman
dipandang sebagai salah satu lapangan migas paling prospektif di Tanah Air. Di
sisi lain, Blok Masela yang dikelola oleh Inpex Masela Ltd (65%) bersama
Pertamina dan Petronas (35%) juga diharapkan mampu memberikan kontribusi
signifikan bagi ketahanan energi nasional dengan potensi cadangan gas mencapai
10,73 TCF. Disisi lain rencana masuknya Pertamina dalam pengembangan Blok
Andaman memperkuat peran BUMN ini dalam mengeksplorasi potensi energi yang ada
di Indonesia. Sebagai langkah lanjut, Pertamina bersama mitra akan bekerja sama
untuk memastikan pengelolaan yang optimal demi mempercepat produksi gas di
wilayah Andaman dan mendukung ketahanan energi nasional.




.webp)

